Diam-Diam Mematikan: 7 Tanda Kanker Lambung Ini Sering Dianggap Biasa Aja, Saatnya Kamu Sadar Sebelum Terlambat!

Diam-Diam Mematikan: 7 Tanda Kanker Lambung Ini Sering Dianggap Biasa Aja, Saatnya Kamu Sadar Sebelum Terlambat!

Kanker lambung termasuk jenis kanker yang menyebabkan kematian terbesar nomor tiga didunia. Sayangnya kebanyakan pasien nggak menyadari gejala awalnya. Mereka ditangani dalam kondisi yang sudah terlanjur parah alias stadium akut. Banyak juga yang kurang paham tentang gejala-gejala kanker lambung lantaran mirip dengan sejumlah gelaja penyakit ringan seperti masuk angin.

Walhasil mereka cenderung abai, gak peduli dengan gejala yang muncul yang lambat laun menjadi penyakit yang mematikan. Sebelum semuanya terlambat kita mesti belajar dulu apa saja tanda-tanda kanker lambung yang jarang disadari dan kerap disepelakan. Setidaknya ada 7 gejala kanker lambung biasa diabaikan, berikut diantaranya:

1. Perut kembung emang sih biasanya dianggap masuk angin biasa, begitu pula dengan bersendawa. Tapi kalo terus-terusan, kamu perlu curiga deh. Karena bisa jadi itu adalah gejala kanker lambung.


Kembung bisa disebabkan karena kondisi organ pencernaan yang nggak seimbang. Ada yang memang timbul karena bakteri, menelan banyak udara, atau karena berkembangnya sel-sel kanker. Jadi gas dalam tubuh menumpuk dan perlu dikeluarkan. Nggak nyaman memang karena perut terasa penuh, kentut, dan bersendawa berulang-ulang. Usahakan untuk berhenti dulu mengkonsumsi makanan yang bisa menaikkan kadar gas misalnya minuman bersoda, produk susu, keju, dan sayuran seperti kol maupun brokoli.

2. Nyeri di bagian perut juga termasuk gejala yang jarang disadari. Kadang mulas atau sakit di bagian ini sering dianggap sakit ringan biasa.


Gaya hidup yang nggak sehat bisa memperburuk kondisimu. Ditambah lagi dengan konsumsi makanan dan minuman berpengawet, dengan pemanis buatan, dan minim serat. Mulas yang diiringi dengan perubahan warna feses perlu diwaspadai sebagai akibat penyakit serius dalam tahap yang masih awal.

3. Kadang kalo tulang dada terasa nyeri, otomatis kita berpikir itu masalah paru-paru atau jantung. Padahal bisa jadi itu gejala awal kanker lambung.


Rasa sakit biasanya menyebar dari dada hingga ke punggung atau berada di area ulu hati. Kondisi ini makin parah jika kamu termasuk perokok aktif, berjenis kelamin pria, berusia di atas 50 tahun (meski juga bisa menyerang usia lebih muda), memiliki keluarga dengan riwayat kanker lambung, dan suka mengkonsumsi makanan dengan kadar garam tinggi. Jaga-jaga lambungmu dari resiko penyakit lambung dengan rutin mengonsumsi suplemen lambung seperti Colidan. Selain ampuh mengobati sakit lambung, Colidan juga terbuat dari bahan-bahan alami sehingga amat dikonsumsi dalam jangka panjang.

4. Rasanya lapar banget, tapi pas makan kok cepet kenyang? Nah, ini juga gejala kanker lambung yang bikin orang terkecoh. Hati-hati kalau kamu mengalami hal ini.


Kanker lambung biasanya berkembang di lapisan lambung dan membuatnya meradang. Dampaknya adalah berkumpulnya massa perut, sehingga perut terasa cepat kenyang meski makanan yang masuk hanya sedikit. Coba periksakan ke dokter jika terus mengalami gejala 'kenyang terlalu cepat'.

5. Rasa mual di perut juga kadang disalahartikan. Begitu juga dengan muntah-muntah Waspadai juga ya.


Rasa mual di perut dan lambung kadang bisa diatasi dengan mudah jika itu memang sakit perut biasa. Tapi itu juga bisa jadi pertanda adanya pertumbuhan abnormal dari sel-sel kanker yang menyebar. Jika mual dan muntal ini terjadi terlalu sering tubuh tidak mampu menyerap vitamin dan mineral dengan optimal. Kondisi ini juga berpotensi membuat kanker makin besar.

6. Udah istirahat cukup tapi kok tubuh tetap capek dan lelah? Ini juga biasanya nggak terlalu diperhatikan, karena nggak semua orang peka dengan kondisi lelah fisik. Padahal bisa jadi itu merupakan tanda sel-sel kanker lambung telah muncul.


Tubuh rasanya terkuras habis dan nggak bersemangat dalam beraktivitas. Dalam beberapa kondisi, tulang-tulang terasa sangat lemah bahkan mudah cedera tapi bukan karena anemia melainkan karena lambung yang tak mampu menyerap mineral dengan baik, walhasil tidak ada energy yang tercipta untuk tubuh.

7. Berat badan turun hingga beberapa kilogram? Jangan senang dulu. Kalau kamu nggak ngerasa menjalani program diet, kamu perlu hati-hati karena ini juga merupakan tanda kalo kanker perut mulai parah.


Kadang orang justru nggak mengira bahwa diet ketat dan gaya hidup tak sehat bisa membuat tanda-tanda kanker nggak terdeteksi. Saat tubuh kurus yang diidamkan berhasil didapat, ternyata ada kanker yang menyerang.
Kamu mungkin mengira perutmu bermasalah karena gangguan lambung biasa, misalnya: sakit maag atau tukak lambung (sakit asam lambung). J. Tapi jika sakitnya terjadi berkelanjutan meski sudah diobati, itu bisa jadi tanda terkena kanker lambung.

Selain gejala-gejala yang sudah disebutkan diatas, gejala yang umum seperti mual dan naiknya asam lambung sering dianggap karena tanda-tanda kehamilan, atau karena mengkonsumsi makanan pedas dan berkafein tinggi, padahal belum tentu juga.
Kemungkinan terburuk dari tanda-tanda tersebut adalah kanker lambung. Meski itu nggak mutlak 100%. Sebelum terjadi hal-hal yang nggak diinginkan, nggak ada salahnya kok kamu periksakan ke dokter untuk mengetahui hasil yang lebih akurat. Gimana pun juga kesehatan itu mahal dan seremeh apapun gejala yang ada nggak boleh diabaikan.

Rekomendasi

COLIDAN
TIPS LAMBUNG
TIPS LAMBUNG
TIPS LAMBUNG
TIPS LAMBUNG
LIFESTYLE
TIPS LAMBUNG
TIPS LAMBUNG
TIPS LAMBUNG
LIFESTYLE
LIFESTYLE
LIFESTYLE
LIFESTYLE
LIFESTYLE
KESEHATAN
TIPS LAMBUNG
LIFESTYLE
LIFESTYLE